Waspada! Ini 4 Penyakit Menular Seksual Yang Jadi Ancaman Baru Dan Sangat Mengkhawatirkan

Beberapa penyakit menular seksual yang umum ditemukan di antaranya adalah virus Papiloma yang menyebabkan kanker serviks, herpes kelamin, infeksi klamidia, kencing nanah, AIDS, dan sifilis. Namun tahukah anda ada 4 jenis penyakit kelamin yang ternyata menjadi ancaman baru? Berikut pemaparan nya :

1. Lymphogranuloma Venereum (LGV)

LGV disebabkan oleh bakteri Chlamydia trachomatis. Insiden LGV meningkat di negara maju dalam 10 tahun terakhir terutama pada pria yang berhubungan seksual dengan pria. LGV kemungkinan pada mulanya menimbulkan jerawat sementara atau luka pada alat kelamin, yang kemudian memasuki sistem limpa tubuh. Infeksi rektal dapat menyerupai pembengkakan penyakit lambung dan menyebabkan ketidaknormalan usus dan rektal kronik dan serius seperti fistula dan stricture. Sama seperti klamidia, LGV dapat meningkatkan risiko terkena HIV. Penggunaan kondom saat melakukan hubungan seks dapat mengurangi risiko terinfeksi penyakit ini.

2. Shigella Flexneri

Infeksi shigella adalah penyakit usus yang disebabkan oleh bakteri Shigella. Tanda utama infeksi Shigella adalah diare yang sering berdarah. Shigellosis (atau disentri Shigella) ditularkan lewat kontak langsung atau tidak langsung dengan kotoran manusia. Infeksi menyebabkan keram perut parah dan diarea berdarah dan bernanah, yang membantu berlanjutnya penularan bakteri. Biasanya, gejala shigella muncul satu atau dua hari setelah kontak dengan bakteri. Pria yang berhubungan seksual dengan pria berisiko lebih tinggi terkenal penyakit ini lewat kontak oral-anal langsung atau tidak langsung.

3. Mycoplasma Genitalium (MG)

Mycoplasma genitalium, salah satu bakteri terkecil, menjadi terkenal lewat nama STI. Diidentifikasi pada tahun 1980-an, bakteri ini sekarang menginfeksi sekitar satu sampai 2% penduduk dan terutama ditemui pada remaja dan orang muda. Penyakit ini ditularkan melalui hubungan seksual dengan orang yang mengidapnya. Pada pria, MG ditandai dengan keluar air dari penis serta rasa terbakar, menyengat, atau sakit saat buang air kecil. Sedangkan pada wanita, gejala dapat berupa keluar air dari vagina, sakit saat berhubungan seksual, pendarahan saat berhubungan seksual, sakit ketika menstruasi, dan sakit di area sekitar bawah panggul dan pusar.

4. Neisseria Meningitidis

Neisseria meningitidis atau yang juga biasa disebut Meningokokus merupakan infeksi menular yang dapat menyebabkan meningitis, infeksi otak dan selaput pelindung syaraf tulang belakang yang dapat mematikan. Gejala penyakit meningokokus dapat bervariasi berdasarkan pada jenis penyakit yang berkembang. Gejala paling umum meliputi demam mendadak, sakit kepala, dan leher kaku. Gejala lain dapat berupa mual, muntah, sensitif terhadap cahaya, dan kebingungan. Sejumlah kajian mengisyaratkan hal ini berkemungkinan menularkan bakteri ke partner lewat seks oral, ciuman intim atau bentuk lain kontak intim yang menularkan titik kecil infeksi.

Tinggalkan komentar